Postingan

UNTITLED #3

Gambar
pic from http://mikedempsey.typepad.com Kenapa perilaku kita harus diatur oleh orang lain? Katakanlah, kita yang biasanya begitu baik dalam bekerja, begitu ulet dan tekun dalam bekerja tiba-tiba menjadi malas, menjadi tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan kita hanya karena pimpinan kita ‘pilih kasih’. Katakanlah, kita yang biasanya begitu pemaaf, begitu berprasangka baik, begitu dermawan, tiba-tiba menjadi seseorang yang suka menggunjing orang lain hanya karena sikap pimpinan kita yang kita rasa terlalu menyebalkan.  Kenapa hati kita harus diatur oleh orang lain?  Sedih... entah bagaimana harus mengungkapkan hal ini. Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian yang membuatku mulai kembali berfikir dan beristighfar memohon ampunan Allah swt. Rasa sedih itu muncul ketika kita tak bisa mencegah saudara kita untuk tidak terpengaruh oleh sikap orang lain. Rasa sedih itu muncul disaat melihat saudara kita tanpa mereka sadari telah menjadi sama dengan orang-orang yan...

UNTITLED

Gambar
Madiun Hot Cocoa di pagi hari.... coklat panas... pahitnya menggigit urat kantukku, manis yang ditawarkan menenangkan gelisahku... aroma khasnya menyentuh pikiranku... Selamat pagi,,,,  Uang receh... nilainya mengajariku untuk bisa bersyukur dalam kesederhanaan,,,  kerja kerasnya mengajariku untuk selalu menghargai setiap hal... ada kisah indah disetiap rupiah,,,   Uang ratusan... nominalnya mengajariku untuk tak pernah putus asa,,, ada doa dan usaha dalam setiap lembarnya... ada perjuangan dan harapan dalam setiap goresan warnanya....  pada akhirnya,,,, aku harus selalu bisa menjalankan amanah yang kuterima....

HAPPY NEW YEAR

Gambar
Madiun, Mengawali tahun 2015 Pagi ini terasa begitu berat saat kubuka mata meski hujan semalam begitu menyejukkan jiwa tapi raga terasa tak berdaya Aku harus bangun, terjaga dari mimpi indah menggapai hari yang nyata tanpa pernah menyerah   " Happy New Year...!!! " Rabu, 31 Desember 2014 malam di saat hampir  seluruh orang di dunia menantikan detik-detiknya waktu pergantian tahun baru, aku yang biasanya tidak begitu antusias menyambut tahun baru tiba-tiba saja terkena demam perayaan tahun baru. Sore sepulang dari kantor sudah berburu jagung manis dan sosis sapi untuk acara malam tahun baru. Iseng saja menyambut tahun baru bersama rekan kantor dengan bakar jagung dan bakar sosis. Kebetulan belum sampai 2 minggu lalu aku pindah kontrakan. Dan ada teman kantor yang juga tinggal di perumahan tersebut. Kontrakan yang baru ini lokasinya tidak begitu jauh dari Bunderan Serayu, Madiun. Tapi aku tidak menyambut tahun baru di Bunderan Serayu, hanya rumah teman ...

AKHIR DESEMBER

Gambar
Madiun, Penghujung bulan Desember... Penghujung Tahun 2014.... Desember... Kulihat langit tampak mendung, ku menengadah menunggu hujan sedetik semenit Tak tahu berapa lama aku melakukan hal yang sia-sia Aku menyerah Kuberanjak masuk ke rumah, duduk menghela napas kesal Tesss Hujan turun lebat tanpa kuduga, aku kegirangan Menyongsong hujan di bulan Desember Well... Desember banyak hal yang terlewati dan menjadi kenangan. Salah satunya adalah hari ibu, Senin tanggal 22 Desember 2014 lalu. Ibu-ibu Dharma wanita tempatku bekerja mengadakan bakti sosial ke Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Magetan Jalan Raya Panekan. Sebenarnya pada Agustus 2011 lalu ( Pooh Corner: GAUL BARENG BULE (iBU-ibu LEbe) :D )sudah pernah berkunjung ke PSLU ini, tapi kunjungan kali ini terasa lebih istimewa bagi ibu-ibu dharma wanita. Pasalnya, kali ini bertepatan dengan hari ibu sekaligus pada waktu memasuki aula pertemuan sudah disambut meriah dengan iringan gam...

HATI SELUAS SAMUDERA #7

Gambar
Telaga Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur Madiun, 05 November 2014 Kembali Menulis… “Itu kakakmu?” Reifan bertanya saat melihat sesosok perempuan cantik dengan balutan busana seksi menyanyi di kafe malam itu. Aku hanya tersenyum malu. “Dia cantik, berapa semalam?” Tyo menambahkan sambil berkelakar disambut tawa teman-temanku. Dengan sigap aku memegang kerah baju Tyo hendak memukulnya, sebelum Reifan dan yang lain menghentikanku. “Hei… dia hanya becanda, jangan diambil hati Han” Reifan mengingatkanku. “becanda kalian tidak lucu” aku melepaskan tanganku dari kerah Tyo, muka Tyo sudah memerah entah karena tidak menyangka dengan reaksiku atau karena dia marah dengan sikapku. Malam itu, aku dan teman-temanku tak sengaja melihat kakakku, Wening yang menjadi penyanyi kafe ketika sedang dalam perjalanan pulang dari bakti sosial kampus. --------- “Ini jam berapa? Baru pulang?” aku sengaja menunggu kakakku pulang hingga jam 03.00 dini hari. Ibu sudah tidur karena tidak ena...

KEMBALI SUCI SEPERTI BAYI

Gambar
pic from www.mobavatar.com Madiun, Menjadikan hati kembali suci dari prasangka dan perbuatan.... Hiruk pikuk suara petasan terdengar seperti alunan melodi rock yang siap mengguncang hati dan membuat berdebar. Aku tak bisa tidur karena suara berisik di sekitar rumah. Kulirik jam di kamar menunjukkan pukul 11.00 malam. Tapi malam ini tidak sesunyi hari-hari biasa, suara takbir bersahutan diiringi dengan suara petasan dan kembang api. Ah... meskipun aku tak bisa tidur tapi ada perasaan spesial malam ini. Aku menikmatinya. "Mbaaaak... banguuuun..!!!!" aku seolah bermimpi sedang melaksanakan perjalanan menyenangkan ketika adikku menggedor pintu sambil teriak-teriak. "dek... udah siang...!!!" "tante... bangun tante..." " Nok ( denok sebutan untuk anak perempuan) bangun...!!! sudah siang..." Aku menarik selimutku, suara bergantian dari adik, kakak, keponakan, juga ibukku yang lewat kamarku mencoba membangunkanku. Aku masih mengantuk,...

NEGERI DI UJUNG TANDUK

Gambar
www.goodreads.com Madiun, Setelah lelah membersihkan abu vulkanik dari Gunung Kelud Intermezo... Setelah kemarin selesai dengan Negeri Para Bedebah-nya Tere Liye, hari berikutnya nitip temen kantor yang kebetulan ke Gramedia buat beliin buku kedua yang berjudul Negeri Di Ujung Tanduk. Setelah sebulan lalu terakhir nulis di blog ini, akhirnya bisa juga menyempatkan waktu buat iseng kembali mengisi blog ini. Sebulan ini banyak banget kejadian yang pengen kutulis, tapi sepertinya kuurungkan karena aku sedang ingin menulis tentang resensi buku :D Yups, kali ini buku kedua bang Tere Liye juga udah abis kubaca dalam 5hari. Lumayan lama untuk buku yang memiliki ketebalan tidak seberapa. Kenapa lama? pertama, karena memang selain week end, aku susah sekali bisa menyempatkan baca. Setelah seharian di kantor liatin kompi dari pukul 7.30-17.00 itu bikin mata capek, alhasil saat sampai kos minat bacaku gak ada karena mataku udah lelah. Kedua, karena aku merasa buku ini membosankan. Cer...