Postingan

Menampilkan postingan dengan label my work

BAPAK

Gambar
Madiun, Memaknai kembali tujuan hidup kita... "Besok pagi ada tugas ke luar kantor Bu, masalah yang kemarin belum beres juga padahal sudah Bapak serahkan kepada Pak Natan. Sepertinya Bapak harus ikut turun tangan biar lekas selesai," malam itu Bapak berkeluh kesah pada Ibu. "Yang sabar Pak, namanya juga pekerjaan. Dijalani dengan ikhlas, insyaallah selesai," Ibu memberikan semangat pada Bapak. Usiaku masih 3 tahun bulan depan, dan aku tidak paham. Pagi-pagi buta Bapak pergi ke kantor seperti biasa, berpamitan pada Ibu setelah meminum secangkir kopi. Tidak ada yang aneh hari itu. Kakak-kakakku tidak di rumah karena sudah bekerja keluar kota, aku hanya bermain air sembari menunggu Ibu mencuci dan memasak.  Selesai mencuci dan memasak Ibu memintaku mandi. Layaknya anak lain, aku suka bermain air saat mandi. Berendam di ember sembari main hewan-hewan dari plastik kesukaanku. Sekitar pukul 11.00 ada telepon berdering. Ibu mengangkatnya. Aku masih asyik ber...

NO TITLE

Gambar
pic from katamutiaraline.info Madiun, 26 April 2018 Ini sudah terlalu lama untuk tidak menulis. Terlalu banyak kesibukan dan deadline. Bicara tentang deadline, dalam sebuah instansi pasti memiliki susunan organisasi. Setiap orang yang menduduki jabatannya masing-masing dalam organisasi, memiliki tugas dan kewajiban yang berbeda. Memiliki tanggung jawab berbeda. Sebagai pelaksana, tentu saja tugas utamanya adalah melaksanakan proses kerja. Sebagai pion pertama bagi organisasi dalam pelaksanaan tugas. Diatas pelaksana, ada atasan yang memiliki tanggung jawab lebih besar. Memastikan semua pekerjaan pelaksananya berjalan dengan baik. Terlihat sepele dan mudah kedengarannya. Tetapi, sebenarnya ini adalah tanggung jawab yang besar. Kenapa? Karena sudah menjadi tanggung jawab atasan untuk memastikan dan memperhatikan semua pekerjaan pelaksananya sesuai ketentuan. Sudah menjadi tanggung jawab atasan untuk memastikan bahwa hasil pekerjaan pelaksana tidak ada kekeliruan. Apabila ada kek...

SEBUAH PROSES

Gambar
Madiun, Menunggu Adzan Isya' berkumandang Dan masih di kantor.... Desember... Bulan yang sibuk.... Jam segini masih di kantor. Sudah sejak akhir Oktober lalu sebenarnya sering tinggal di kantor lebih lama. Bahkan sempat membawa kerjaan ke rumah. Bukan kebiasaanku sebenarnya. Jadi ketika aku sudah di rumah, sebisa mungkin aku tidak mau terganggu oleh pekerjaan. Tetapi karena akhir Oktober ada hal-hal di luar kendali kita yang menyebabkan mau tidak mau harus kejar tayang, berjibaku seorang diri berusaha menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Pagi hingga malam. Ketemu pagi lagi, hingga malam lagi. Meskipun weekend juga dihabiskan di kantor, masih saja pekerjaan serasa tidak ada habisnya. Lelah? Pasti... Lelah fisik, lelah pikiran, lelah hati. Awalnya mengeluh, sangat mengeluh. Protes sana-sini. Bagaimana mungkin seorang diri menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus. Sempat merasa kesal dengan diri sendiri, merasa apa yang kulakukan serasa sia-sia karena kenyataannya, hampir ...

FRIDAY'S CORNER

Gambar
big apple Madiun, Gao su wo, zhe me neng wang ji ni de xiao rong Gao su wo, zhe me zuo cai shi pu tong pen you Jia ru ni yong xin shou hou bu hui shi zhe ge jie guo Ni suo de wo dou dong wo que bu neng guo jiu ze yang fang shou -gao su wo by danson tang- Alhamdulillah Jumat... Semoga semakin membawa keberkahan. Danson tang, seorang model, aktor, dan juga penyanyi asal Taiwan. Entah sejak kapan aku mulai menyukai lagu-lagunya, cocok dengan suara dan karakternya, dan juga suka dengan caranya berakting di drama, sangat baper waktu dia main di  Rolling Love bersama Jiro wang dan Genie zhuo. Hahaha, ini jauh sekali dengan kebanyakan aktor favorit saya yang rata-rata laki-laki kuat dengan otot-otot di tangannya, berkulit gelap, dan juga berbadan kotak-kotak. Entahlah, hanya danson tang ini saja cowok feminim yang saya suka. Menurut saya ,dia cute dengan penampilan feminim dan jaga image -nya. Terkadang saya bisa anti- mainstream juga. Hmm... kenapa saya jadi membahas Da...

TUESDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Istirahat siang, setelah menghabiskan satu cup ice cream... waktunya nge-blog sembari nyemil bolu kukus.... Thanks Rabb.... Pukul 08.55 Hari ini sepi, tidak banyak antrian. Aku duduk seperti biasa sembari memperhatikan sekitar. Aku sendirian, tidak seperti biasanya yang ditemani teman kongkow ke bank. Tidak banyak transaksi, hanya ada satu transaksi transfer, satu transaksi pajak, satu transaksi non pajak, dan empat pemindahbukuan. Tidak memakan waktu lama. Tidak ada yang istimewa dari sekitarku. Hanya seorang laki-laki 'cantik' yang menarik perhatianku. Lucu. Aku tersenyum sendiri, sembari mencoba memberikan prasangka yang baik. Tidak baik aku membicarakan orang yang tidak kukenal, meskipun hanya dalam hati sekalipun. Aku hanya tertarik pada tas tangannya yang eye catching . Tapi aku tidak berminat memilikinya, itu tas tangan cowok. Aku tidak tertarik. Tapi untuk laki-laki itu terlihat bagus. Selain tas tangannya, yang menarik perhatianku adalah gesture tubu...

THURSDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Ketika lelah menghampiri, Selalu ada hal baik yang bisa kita lihat.... 'Terereng' nada whatsapp dari telepon genggamku membuatku menghentikan sejenak aktifitasku. Pesan pribadi, biasanya penting. Kubuka, dan kubaca 'ada retur gak mbak, no rekening yang dikasih bank **** ternyata salah'. Aku terdiam beberapa saat, dan tidak kubalas. Sebenarnya aku jarang sekali tidak membalas pesan yang dikirim untukku, tapi kali ini entah kenapa aku tidak ingin membalasnya. Aku benar-benar merasa lelah. Bukan apa-apa, aku baru saja sampai di kantor setelah dari bank untuk melaksanakan pekerjaanku. Aku tahu, sudah menjadi resiko bagiku jika ada hal-hal seperti ini. Jadi sebelumnya, aku sudah dua kali melakukan transfer ke bank yang bersangkutan. Dari pihak bank tempat aku transfer, sudah memberi tahuku kalau ada retur, tapi karena transfer sebelumnya aku merasa tidak ada retur, jadi kukonfirmasi ke bank bahwa transfer yang sebelumnya bisa, akhirnya pihak bank sepakat u...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Pahit menggigit.... Tapi aku selalu menyukainya.... Dark Chocolate.... Seperti biasa, aku duduk menunggu di kursi ini. Kursi yang sama setiap harinya. Dengan hati yang sedang tidak tertata. Ada perasaan kesal, marah, dan tidak sabar. Pagi ini sedikit berantakan. Apa yang sudah kurencanakan sejak kemarin sore hanya tinggal rencana. Ada beberapa hal yang membuatku harus beradaptasi dan jalan terus. Ingin marah, tapi tak tahu siapa yang harus kumarahi. Ingin mengeluh, tapi tak tahu apa yang harus kukeluhkan. Tak ada yang perlu disalahkan, tak ada yang perlu kukeluhkan, tak ada sama sekali. Bukankah sepagi ini juga banyak pertolongan dari Allah swt untukku, melalui orang-orang yang ada sekitarku. 'fiiuuuuuh....' aku menghela nafas sejenak, menjaga hatiku agar tetap dalam kondisi yang baik. Kutatap sekelilingku. Antrian yang tidak begitu banyak sebenarnya. Lebih sepi daripada hari-hari sebelumnya. Kutatap seorang laki-laki yang duduk di kursi sebelahku. Dia dia...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
pic from www.lpmdinamika.com Madiun, Karena setiap orang mampu bahagia dengan caranya sendiri-sendiri... Rabu, ada apa dengan hari rabu? sama seperti hari-hari lainnya. Dengan rutinitas yang juga masih sama. Berkutat dengan hal-hal yang masih sama. Tapi ada hal berbeda hari ini. Hari ini ke Pengadilan Agama, bukan... bukan untuk mengurus perceraian, saya saja belum menikah tidak mungkin saya mengurus perceraian :D Saya ke Pengadilan Agama dalam rangka tugas kantor. Mengemban tugas negara :P Kenapa saya bilang ada hal yang berbeda, tentu saja karena ini pengalaman pertama saya menghadiri persidangan perdata di Pengadilan Agama. Tidak banyak penanganan perkara perdata di Pengadilan Agama yang ditangani oleh instansi saya. Biasanya penanganan perkara perdata di Pengadilan Negeri, bukan Pengadilan Agama. Karena kasus kali ini berkaitan dengan lembaga berbasis keagamaan makanya penanganan perkaranya di Pengadilan Agama. Sidang di Pengadilan Agama ini terasa sangat berbeda de...

UNTITLED #7

Gambar
Madiun, Suara adzan dzuhur... alhamdulillah..., Malas dan bosan... entah sampai kapan aku memeliharanya. Ada banyak hal yang sebenarnya bisa kulakukan dan harus kulakukan. Ayolah Ita... mulailah melawan rasa malasmu. Malas itu tidak akan hilang tanpa kau paksa. Berhenti melakukan hal-hal tidak berguna, lihatlah meja kerjamu, lihat lemari kerjamu, banyak amanah yang belum kau selesaikan. Tak malukah kau... kau menerima hakmu, kau menghabiskan gajimu tanpa rasa bersalah sedikitpun sementara kau menelantarkan pekerjaan yang diamanahkan kepadamu. Tak malukah engkau, di luar sana banyak orang-orang yang rela menggantikan posisimu. Dimana rasa sukurmu? Dimana tanggung jawabmu? Malas itu harus dilawan. Lakukan pekerjaanmu dengan senyum terbaik, keikhlasan terbaik, rasa sukur terbaik. Bukankah kau ingin merubah dunia dengan hal-hal kecil di sekitarmu? Kenapa kau tidak mau merubah dirimu sendiri. Mulailah dari dirimu sendiri, bergeraklah. Bukankah banyak buku-buku keb...

SIMPLE

Gambar
"Langkah kecil itu berjingkat Satu... dua... tiga... Berbalik, berjingkat lagi... Berhitung... Sesederhana itu...." Sudah lama tidak menulis, akhirnya memiliki waktu untuk bisa istirahat sejenak dari hiruk pikuk rutinitas. Akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016 terlalu banyak kesibukan yang menyita perhatian. Flu, demam, batuk, dan berakhir diare yang membuatku tidak masuk kantor dua hari. Sungguh tak ada nikmat dari Allah swt yang terlewatkan. Bahagia. Sesederhana itu. Akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016 yang cukup complicated. Keluh kesah, uring-uringan , lelah lahir batin, candaan menjadi cacian, senyuman menjadi satu-satunya cara menepis semua perasaan. Bahagia. Sesederhana itu. Selalu ada hal-hal yang terlewatkan ketika hati dan pikiran kita tidak dalam kondisi yang baik. Tapi selalu ada keajaiban dari setiap kejadian. Mendekatkan karakter-karakter yang berbeda, menyatukan hati-hati yang terserak, mengakrabkan hubungan lebih dari sekedar ikatan darah. B...

LELANG DI BUMI REOG

Gambar
Senandung sore, bersama Vivaldi, Summer Concerto No. 2 in g Op. 8 - Presto Sore menjelang pulang kerja, setelah setengah hari di bumi reog dalam rangka lelang sitaan pajak, menyempatkan diri untuk ngoceh sebentar. Yups, bumi reog... Ponorogo. Gak sempat jepret-jepret maupun jalan-jalan karena memang dalam rangka tugas kantor. Apalagi di kantor sedang sibuk-sibuknya persiapan penilaian KPPc (Kantor Pelayanan Percontohan) tingkat Kementerian Keuangan. Gak enak aja gue jalan-jalan sedang teman yang lain sibuk di kantor. Reuni dengan teman lama yang sekarang pindah ke KPP Pratama Ponorogo, dulu sebelumnya di KPP Pratama Madiun. Terasa akrab karena emang lama gak ketemu. Ponorogo di kenal juga dengan sebutan bumi reog. Karena di Ponorogo inilah lahirnya kesenian Reog Ponorogo yang mendunia. Sebenarnya aku cukup salut dengan Kabupaten Ponorogo ini. Selain memiliki makanan khas seperti sate, kesenian daerah seperti reog, maupun tempat wisata seperti Telaga Ngebel, aku selalu merasa b...