Postingan

Menampilkan postingan dengan label catatan kecil

CELOTEH DUA HATI #6

Gambar
Menulis itu candu, Maka jangan pernah berhenti menulis First Heart POV Aku menghela nafas kesal, ini sudah lebih dari satu bulan, entah sudah berapa kali aku bolak balik ke bank ini hanya untuk mengecek apakah uangku sudah masuk ke rekeningku atau belum. Tetapi hasilnya nihil. Tidak ada setoran uang masuk sama sekali. Pikiran buruk mulai muncul satu per satu. Tidak tahukah mereka, bahwa aku memerlukan uang tersebut. Mungkin bagi beberapa orang itu bukan nominal yang besar, hanya beberapa ratus ribu saja. Tetapi untukku, itu bisa menyambung hidupku dan keluargaku. Aku memerlukan uang itu, apalagi aku baru saja dipecat dari pekerjaanku. Hidup ini keras kawan. Aku mencoba menghubungi sebuah nomor telepon perusahaan dimana aku seharusnya mendapatkan uang itu. Tidak ada jawaban. Aku coba mengirimkan pesan, sama saja tidak ada balasan. Bahkan mungkin tidak dibaca. Kemana orang-orang itu, apakah mereka sengaja? Apakah mereka berniat menipu? Kesabaranku habis, ini sudah satu bul...

OASE #1

Gambar
pic from trivia.id Madiun, Menulis itu candu Namanya Anti. Anak perempuan berkulit hitam dengan rambut negro. Dia memang berbeda dari teman-teman sekolahku lainnya. Karena perbedaan itulah dia sering di bully  teman-temanku, termasuk diriku. Meskipun sering kena bully , dia tak membalas dan diam saja. Yang kutahu, dia punya sahabat dekat namanya Wibi. Mereka memang beda kelas. Wibi satu kelas denganku, sedangkan Anti berbeda kelas denganku.  Setiap hari, anak laki-laki sering menjadikan Anti sebagai bahan olok-olokan. "Hei, siapa yang masuk kelas paling akhir jadi pacarnya Anti!" anak laki-laki di kelasku sering mengatakan hal itu. Bahkan jika Anti lewat, tidak jarang anak-anak menghindarinya dan apabila ada yang menginjak jejak kakinya akan dijadikan bahan ejekan. Aku sendiri sering ikut-ikutan mereka. Meskipun anak perempuan tidak sejahat anak laki-laki dalam mem bully , tapi tidak sedikit dari kami yang sering ikut-ikutan mengejek Anti. Aku pernah bertanya...

NO TITLE

Gambar
pic from katamutiaraline.info Madiun, 26 April 2018 Ini sudah terlalu lama untuk tidak menulis. Terlalu banyak kesibukan dan deadline. Bicara tentang deadline, dalam sebuah instansi pasti memiliki susunan organisasi. Setiap orang yang menduduki jabatannya masing-masing dalam organisasi, memiliki tugas dan kewajiban yang berbeda. Memiliki tanggung jawab berbeda. Sebagai pelaksana, tentu saja tugas utamanya adalah melaksanakan proses kerja. Sebagai pion pertama bagi organisasi dalam pelaksanaan tugas. Diatas pelaksana, ada atasan yang memiliki tanggung jawab lebih besar. Memastikan semua pekerjaan pelaksananya berjalan dengan baik. Terlihat sepele dan mudah kedengarannya. Tetapi, sebenarnya ini adalah tanggung jawab yang besar. Kenapa? Karena sudah menjadi tanggung jawab atasan untuk memastikan dan memperhatikan semua pekerjaan pelaksananya sesuai ketentuan. Sudah menjadi tanggung jawab atasan untuk memastikan bahwa hasil pekerjaan pelaksana tidak ada kekeliruan. Apabila ada kek...

THURSDAY CORNER

Gambar
Indrayanti Beach Madiun, Menjelang long weekend ... Aku rindu... Kita sering tidak bersyukur dengan apa yang ada di sekitar kita. Selalu melihat jauh ke depan yang sebenarnya bukan milik kita. Kita sering berandai-andai menjadi orang lain, hingga lupa bahwa orang lain sebenarnya menginginkan menjadi diri kita. Itulah manusia. Penuh ambisi dan tak pernah puas hati.  Kita sering melakukan hal-hal yang maksud kita baik, tapi sebenarnya justru mempersulit. Kita sering menganggap semua orang sama dengan kita, dan abai bahwa manusia diciptakan dengan segala kelebihannya masing-masing. Kita bukan robot, kita bukan mesin. Kita makhluk hidup, dengan segala kemampuan luar biasa yang diciptakan oleh Tuhan yang tidak mampu kita tandingi.  Kita sering membanggakan dan menyombongkan diri atas kemampuan yang kita miliki. Menganggap kita bisa melakukan apapun seorang diri. Kita sering merasa hebat dan cerdas dengan hasil karya dan pemikiran kita, lalu lupa bahwa kita sendir...

SEBUAH PROSES

Gambar
Madiun, Menunggu Adzan Isya' berkumandang Dan masih di kantor.... Desember... Bulan yang sibuk.... Jam segini masih di kantor. Sudah sejak akhir Oktober lalu sebenarnya sering tinggal di kantor lebih lama. Bahkan sempat membawa kerjaan ke rumah. Bukan kebiasaanku sebenarnya. Jadi ketika aku sudah di rumah, sebisa mungkin aku tidak mau terganggu oleh pekerjaan. Tetapi karena akhir Oktober ada hal-hal di luar kendali kita yang menyebabkan mau tidak mau harus kejar tayang, berjibaku seorang diri berusaha menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Pagi hingga malam. Ketemu pagi lagi, hingga malam lagi. Meskipun weekend juga dihabiskan di kantor, masih saja pekerjaan serasa tidak ada habisnya. Lelah? Pasti... Lelah fisik, lelah pikiran, lelah hati. Awalnya mengeluh, sangat mengeluh. Protes sana-sini. Bagaimana mungkin seorang diri menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus. Sempat merasa kesal dengan diri sendiri, merasa apa yang kulakukan serasa sia-sia karena kenyataannya, hampir ...

BERGURU KEIKHLASAN

Gambar
gambar dari sini Madiun, Menyambut bulan Dzulhijah... (Copas dari grup whatsapp) Siti Hajar sempat bertanya yang sedikit bernada protes. Mengapa suaminya meninggalkan dia dan Ismail anaknya yang masih kecil di padang pasir yang tak bertuan. Seperti jamaknya dia hanya bisa menduga bahwa ini akibat kecemburuan Sarah, istri pertama suaminya yang belum juga bisa memberinya putra. Hajar mengejar Ibrahim AS, suaminya, dan menyeru dengan suara agak keras :  "Mengapa engkau meninggalkan kami disini, di sebuah tempat yang tidak ada orang bahkan tidak apa² ?" Ibrahim AS terus melangkah meninggalkan keduanya, tanpa menoleh, tanpa memperlihatkan air matanya yang meleleh. Remuk redam perasaannya terjepit antara pengabdian dan pembiaran. Hajar masih terus mengejar sambil terus menggendong Ismail, kali ini dia setengah menjerit, dan jeritannya menembus langit, "Apakah ini Perintah Allah Tuhanmu ?" Kali ini Ibrahim AS, Sang Khalilulloh, berhenti melangkah....

SKSD

Gambar
Madiun, Diantara suara berisik AC yang hidup segan mati tak mau dan  ruangan yang sepi karena teman kerja sedang ada kesibukan di luar kantor SKSD, ini bukan nama girlband korea yang banyak digandrungi laki-laki maupun perempuan (itu SNSD woi XD), ini adalah tentang akronim 'Sok Kenal Sok Dekat'. Apa yang kalian lakukan jika kalian ingin berkomunikasi dengan seseorang tetapi tidak begitu kenal dengan orang tersebut? Biasanya aku akan mencari informasi lebih dahulu tentang orang tersebut sebelum berkomunikasi. Misalnya, bertanya pada orang yang mengenalnya terlebih dahulu, siapa namanya, apabila aku menyapa lewat chatt atau sms bagaimana penulisan namanya, selain itu aku akan mencari informasi apakah sebutan yang harus kugunakan, bapak, ibu, mas, mbak, kakak, adik, saudara, saudari, dan sebagainya. Terlihat sepele , tetapi bagiku dalam melakukan komunikasi dengan orang lain, mengetahui siapa lawan bicara kita adalah hal dasar pertama yang harus kuketahui. Aku akan mera...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
pic from kompasiana.com Madiun, Ramadhan kesembilanbelas Memasuki bulan Ramadhan, seperti tahun-tahun sebelumnya ada kebiasaan masyarakat untuk mendapatkan uang baru menjelang lebaran. Dari pihak Bank Indonesia memang menyediakan jasa penukaran uang baru mulai dari pecahan uang 2ribu, 5ribu, 10ribu, dan 20ribu rupiah kepada masyarakat umum. Karena di Madiun tidak ada Bank Indonesia, akhirnya pelayanan ini tidak bisa dilakukan setiap hari, hanya pada hari-hari tertentu saja. Biasanya 2-3 kali dalam satu pekan. Yang menarik adalah antusiasme masyarakat dalam menyambut moment ini. Banyak masyarakat yang rela mengantri berjam-jam untuk bisa memiliki kesempatan ini, meskipun penukaran uang ini dibatasi, tidak sedikit masyarakat yang berlomba-lomba untuk mendapatkan kesempatan ini.  Ada banyak orang di dunia ini, yang ketika memiliki keinginan, mereka akan memperjuangkannya tanpa mengenal lelah dan putus asa. Hari ini tidak berhasil, akan mencoba lagi hari lain, setiap ada ...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
me @taman labirin benteng van den bosch ngawi Madiun, Ramadhan keduabelas istirahat siang sembari menahan kantuk... Blank . Hari ini entah kenapa rasanya lebih lelah daripada biasanya. Tidak, seharian aku hanya bermalas-malasan di ruanganku yang sempit. Aku teringat liburan kemarin sempat pulang menengok ibu dan adikku. Meski sekarang kiki sudah berusia 10 tahun, namun celotehnya masih sangat lucu. Jadi ibuku sedang cerita tentang tetanggaku, terus adikku ikut mendengarkan. Aku sih seperti biasa hanya jadi pendengar, tetapi adikku malah banyak bertanya pada ibuku, yang hanya dijawab sekenanya sama ibuku . Karena ke- kepo -an adikku, akhirnya ibuku bilang pada adikku, bahwa adikku masih kecil jangan terlalu banyak bertanya pembicaraan orang dewasa, dan dengan polosnya adikku bilang "kalau di sekolah, bu guru setelah menerangkan pasti bilang kalau ada yang belum jelas suruh tanya, karena aku belum jelas makanya tanya". Ibuku hanya menahan tawa mendengar celoteh adikk...

SPEAKING

Gambar
slamdunk pic from jurnalotaku.com Madiun, Ramadhan kelima Tidak terasa telah memasuki hari kelima bulan Ramadhan. Semoga kita selalu diberi keberkahan. Setelah kemarin menulis tentang ' listening ' kali ini iseng saja ingin melanjutkan tulisan kemarin. Jadi, selain listening , masih ada 3 skill yang harus kita kembangkan menurut AKB Muhammad Nuh dalam seminarnya beberapa waktu lalu pada saat Diklat Penyegaran TIK, yaitu speaking , reading , dan writing . Aku tertarik dengan apa yang beliau sampaikan tentang pengembangan 4 skill ini. Tetapi di luar apa yang beliau sampaikan, entah kenapa aku menjadi terinspirasi untuk menulis tentang 4 skill ini dengan sudut pandangku. Speaking . Berbicara tidaklah secara otomatis dapat kita lakukan saat kita lahir. Kita belajar berbicara sejak kecil, bahkan hingga sekarangpun kita masih belajar berbicara. Menyampaikan apa yang ingin kita sampaikan agar bisa dipahami oleh orang lain tidaklah mudah. Dalam berbicara, kita harus bis...

LISTENING

Gambar
rukawa kaede-slam dunk Madiun, Ramadhan keempat Selamat datang bulan Ramadhan. Alhamdulillah... Beberapa waktu lalu, aku sempat mengikuti Diklat Penyegaran TIK di Denpasar. Pada kesempatan itu, salah satu pembicaranya adalah seorang ahli digital forensik AKB Muhammad Nuh. Ada bagian dimana beliau mengajarkan kami tentang pentingnya ' listening '. Jadi, pada kesempatan itu beliau mengucapkan satu kalimat dan meminta kami untuk mengulanginya. Kalimatnya sederhana dan tidak panjang, tetapi dari beberapa peserta yang ditunjuk untuk mengulanginya, tidak ada satupun yang kalimatnya sama persis. Meskipun inti yang mereka sampaikan sama, tetapi kalimatnya berbeda. Apa yang menarik perhatianku dari pelajaran listening ini? Tentu saja cara bagaimana kita menerima kalimat orang lain dan kita sampaikan kembali kalimat tersebut dengan tepat. Seringkali kita mengabaikan betapa pentingnya kesesuaian informasi yang kita sampaikan kepada orang lain dengan informasi yang kita teri...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Selamat datang Februari, entah kenapa aku selalu menyukai bulan Februari... " Nok ( denok , panggilan untuk anak perempuan) kalau sedang kerja dan melayani orang, jangan galak-galak ya. Secapek apapun kamu, selelah apapun kamu, apalagi kalau sama orang yang lebih tua, jangan pernah sekalipun kamu membentak. Rendahkan suaramu, dan lebih sabar lagi" " nggih buk... Insyaallah... " "Bener loh nok , pokoknya jangan sampai kamu membentak orang tua, harus sabar, selelah apapun kamu hari itu, kamu harus sabar kalau bekerja, apalagi melayani orang lain" Percakapan via telepon ini masih kuingat jelas hingga detik ini. Salah satu percakapanku dengan ibuku. Aku kembali melihat pada diriku, sudah sejauh mana aku menerapkan apa yang dinasihatkan oleh orang tuaku. Jadi itu adalah percakapan yang terjadi setelah ibuku bercerita bahwa siangnya, ketika ibuku mengambil uang pensiun almarhum ayahku di bank, ada seorang pegawai bank yang membenta...

TUESDAY'S CORNER (tentang keikhlasan)

Gambar
bunga strawberry Madiun, Rasakan resahku, dan buat aku tersenyum Dengan canda tawamu walau untuk sekejap Karena hanya engkaulah yang sanggup redakan aku Sheila On 7-Buat Aku Tersenyum Jika aku berusaha memahami orang lain, tapi masih merasa sakit ketika orang lain tidak mampu memahamiku dan mengharapkan mereka bisa memahamiku juga....  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku mengatakan aku telah memaafkan orang lain, tetapi aku kembali mengungkitnya ketika ada yang bertanya tentang kesalahan yang orang lain perbuat padaku...  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku sudah berusaha, tapi ternyata masih kurang di mata orang lain dan aku merasa tidak dihargai....  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku menolong orang lain, tapi ketika aku memerlukan pertolongan tidak ada yang menolongku dan aku merasa tidak adil...  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku memberi, tapi masih kuingat dan merasa orang itu tidak tahu bala...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Pahit menggigit.... Tapi aku selalu menyukainya.... Dark Chocolate.... Seperti biasa, aku duduk menunggu di kursi ini. Kursi yang sama setiap harinya. Dengan hati yang sedang tidak tertata. Ada perasaan kesal, marah, dan tidak sabar. Pagi ini sedikit berantakan. Apa yang sudah kurencanakan sejak kemarin sore hanya tinggal rencana. Ada beberapa hal yang membuatku harus beradaptasi dan jalan terus. Ingin marah, tapi tak tahu siapa yang harus kumarahi. Ingin mengeluh, tapi tak tahu apa yang harus kukeluhkan. Tak ada yang perlu disalahkan, tak ada yang perlu kukeluhkan, tak ada sama sekali. Bukankah sepagi ini juga banyak pertolongan dari Allah swt untukku, melalui orang-orang yang ada sekitarku. 'fiiuuuuuh....' aku menghela nafas sejenak, menjaga hatiku agar tetap dalam kondisi yang baik. Kutatap sekelilingku. Antrian yang tidak begitu banyak sebenarnya. Lebih sepi daripada hari-hari sebelumnya. Kutatap seorang laki-laki yang duduk di kursi sebelahku. Dia dia...

TUESDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Kembali fitri di bulan yang fitri... Yeah, I'm Safitri.... :-D   Selamat hari Selasa... Masih memulihkan semangat untuk bekerja kembali setelah libur panjang. Ada banyak hal yang menyenangkan, aku kembali belajar dan belajar banyak hal. Salah satunya, bahwa kebahagiaan itu benar-benar sederhana. Ketika kita melihat orang lain menangis bahagia, aku ikut bahagia. Ketika melihat orang lain saling memaafkan atas kesalahpahaman, aku ikut bahagia. Ketika melihat orang lain menghapus prasangkanya dan berpikir positif, aku ikut bahagia. Hanya dengan melihat saja aku bahagia, bayangkan jika kita merasakan dan melakukannya sendiri betapa kebahagiaan itu akan lebih terasa. Tidak sedang ingin membahas liburanku kemarin, tapi ingin menulis gak jelas aja. Oke, kita tentu pernah berbuat kesalahan. Pasti. Karena katanya khilaf itu kodrat manusia, tapi minta maaf adalah tanggung jawab. Terlepas dari kata maaf memaafkan, aku sendiri sebenarnya lebih suka dengan memperbaikinya. K...

THURSDAY CORNER #3

Gambar
pic by Tommy Indaryanto Madiun, Seperti laut yang terus memancarkan pesonanya... Bebas, lepas... Setiap manusia membutuhkan tempat untuk bercerita. Mengeluarkan apa yang ingin dikeluarkan. Ada beberapa orang yang mampu menyimpan perasaannya dengan sangat rapi dan tertata. Tetapi, ada juga yang tidak bisa menyimpannya, keluar begitu saja tanpa melihat situasi dan kondisi. Mengungkapkan perasaan terhadap orang lain bukanlah hal yang mudah. Mengungkapkan apa yang ada dipikiran kita dan mampu diterima dengan pemahaman yang sama oleh lawan bicara adalah hal yang perlu dilatih.  Ketika orang lain mengeluarkan apa yang disebut dengan curahan hati, uneg-uneg , atau apapun namanya kita hanya harus berusaha netral. Tidak terbawa perasaan si pencurah hati. Kenapa? karena biasanya ketika seseorang mengajak kita bicara untuk menghilangkan apa yang mengganjal di kepalanya, seseorang itu terkadang dalam situasi yang tidak baik. Menndengarkan saja cukup. Redakan amarah orang tersebu...

THURSDAY CORNER #2

Gambar
Madiun, Apa itu penerimaan? Tolong beritahukan padaku.... Sebenarnya beberapa hari kemarin punya beberapa ide yang ingin kutulis. Tapi mood menulisku sedikit lemah akhir-akhir ini. Buntu. Baru setengah jalan, berhenti tak ada kata-kata yang bisa dirangkai.  Sekarang baru suka dengan kata-kata 'menerima'. Beberapa waktu lalu ada kalimat yang bagus dari buku Hujan karya Tere Liye (belum selesai kubaca, genre romance agak susah menarik minatku) ' Bukan melupakan yang jadi masalah. Tapi menerima. Barang siapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan, hidup bahagia '. Aku sangat suka dengan kalimat ini. Tere Liye ini entah sejak kapan mulai mencuri perhatianku dengan buku-bukunya, meskipun aku masih belum bisa menyukai jenis romance yang dia tawarkan. Terlalu drama, ftv, sinetron, atau apalah namanya :P. Namun di luar kisah cinta yang beliau tulis, aku suka dengan pemahaman hidup yang disampaikan. Sederhana.  Penerimaan, menerima, terima. Bagaimana k...