Postingan

Menampilkan postingan dengan label corner

SEBUAH PROSES

Gambar
Madiun, Menunggu Adzan Isya' berkumandang Dan masih di kantor.... Desember... Bulan yang sibuk.... Jam segini masih di kantor. Sudah sejak akhir Oktober lalu sebenarnya sering tinggal di kantor lebih lama. Bahkan sempat membawa kerjaan ke rumah. Bukan kebiasaanku sebenarnya. Jadi ketika aku sudah di rumah, sebisa mungkin aku tidak mau terganggu oleh pekerjaan. Tetapi karena akhir Oktober ada hal-hal di luar kendali kita yang menyebabkan mau tidak mau harus kejar tayang, berjibaku seorang diri berusaha menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Pagi hingga malam. Ketemu pagi lagi, hingga malam lagi. Meskipun weekend juga dihabiskan di kantor, masih saja pekerjaan serasa tidak ada habisnya. Lelah? Pasti... Lelah fisik, lelah pikiran, lelah hati. Awalnya mengeluh, sangat mengeluh. Protes sana-sini. Bagaimana mungkin seorang diri menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus. Sempat merasa kesal dengan diri sendiri, merasa apa yang kulakukan serasa sia-sia karena kenyataannya, hampir ...

UNTITLED

Gambar
Madiun, Dalam doaku untuk orang-orang tercinta Mengapa Tuhan mengirim kita ke dunia yang tidak sempurna? Kelaparan, bencana, perang, kejahatan. Benarkah Tuhan itu ada? Jika ada, mengapa kita masih saja menderita? Jika kita masih bertanya tentang keadilan Tuhan, dan juga ketidaksempurnaan yang diberikan kepada kita, maka hidup ini seperti sebuah mata uang, yang selalu memiliki dua sisi. Kesejahteraan, kedamaian, kebaikan, kebahagiaan. Perbedaan dan kesenjangan yang ada, membuat kita sering mempertanyakan keadilan. Mempertanyakan “mengapa”. Dari rasa lapar itu, kita dapat memahami betapa berharganya sebuah kesejahteraan, dari sebuah bencana kita dapat merasakan nikmatnya ketenangan, dari sebuah perang kita dapat bersyukur akan arti kedamaian, dari kejahatan kita bisa menghargai sebuah kebaikan. Sempurna. Siang dan malam, hujan dan kekeringan, panas dan dingin, semuanya dapat kita rasakan dan kita bisa membedakan. Apa fungsinya kita diciptakan dengan begitu banyak panca indera ...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
pic from kompasiana.com Madiun, Ramadhan kesembilanbelas Memasuki bulan Ramadhan, seperti tahun-tahun sebelumnya ada kebiasaan masyarakat untuk mendapatkan uang baru menjelang lebaran. Dari pihak Bank Indonesia memang menyediakan jasa penukaran uang baru mulai dari pecahan uang 2ribu, 5ribu, 10ribu, dan 20ribu rupiah kepada masyarakat umum. Karena di Madiun tidak ada Bank Indonesia, akhirnya pelayanan ini tidak bisa dilakukan setiap hari, hanya pada hari-hari tertentu saja. Biasanya 2-3 kali dalam satu pekan. Yang menarik adalah antusiasme masyarakat dalam menyambut moment ini. Banyak masyarakat yang rela mengantri berjam-jam untuk bisa memiliki kesempatan ini, meskipun penukaran uang ini dibatasi, tidak sedikit masyarakat yang berlomba-lomba untuk mendapatkan kesempatan ini.  Ada banyak orang di dunia ini, yang ketika memiliki keinginan, mereka akan memperjuangkannya tanpa mengenal lelah dan putus asa. Hari ini tidak berhasil, akan mencoba lagi hari lain, setiap ada ...

TUESDAY'S CORNER

Gambar
pic from islamidia.com Madiun, Ramadhan kedelapanbelas You can't make yourself stop dreaming, Who you're dreaming of, If it's who you love, then it's who you love... (Who you love-John Mayer) Kamar ini tidak banyak berubah, sebuah tempat tidur ukuran 120 x 200 dengan dipan yang sudah dimakan rayap di kanan dan kiri. Sebuah lemari pakaian, rak buku, dan juga kaca setengah badan. Kubuka lemari kayu yang dari luar tampak masih sangat bagus, ada stiker princess yasmin di sudut kanan atas dan beberapa stiker bunga mawar merah, hanya ada beberapa pakaian saja, dan berjamur karena tidak pernah digunakan. Aku menutup lemari kayu dengan tinggi 120 cm ini, di atas lemari kayu ada beberapa barang yang sudah berdebu. Dua figura photo ukuran 2R bersanding dengan keranjang serbaguna warna hijau yang berisi sisir, penjepit rambut, potongan kuku, dan berbagai barang-barang yang juga berdebu. Disebelahnya lagi, ada tumpukan buku-buku yang tidak kalah berdebu dan kotor. Mes...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
me @taman labirin benteng van den bosch ngawi Madiun, Ramadhan keduabelas istirahat siang sembari menahan kantuk... Blank . Hari ini entah kenapa rasanya lebih lelah daripada biasanya. Tidak, seharian aku hanya bermalas-malasan di ruanganku yang sempit. Aku teringat liburan kemarin sempat pulang menengok ibu dan adikku. Meski sekarang kiki sudah berusia 10 tahun, namun celotehnya masih sangat lucu. Jadi ibuku sedang cerita tentang tetanggaku, terus adikku ikut mendengarkan. Aku sih seperti biasa hanya jadi pendengar, tetapi adikku malah banyak bertanya pada ibuku, yang hanya dijawab sekenanya sama ibuku . Karena ke- kepo -an adikku, akhirnya ibuku bilang pada adikku, bahwa adikku masih kecil jangan terlalu banyak bertanya pembicaraan orang dewasa, dan dengan polosnya adikku bilang "kalau di sekolah, bu guru setelah menerangkan pasti bilang kalau ada yang belum jelas suruh tanya, karena aku belum jelas makanya tanya". Ibuku hanya menahan tawa mendengar celoteh adikk...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
mb nini's birthday @bebek h. slamet Madiun, Obrolan selepas istirahat siang senin kemarin... Semangkuk mie instan dan segelas es good day vanilla latte menjadi pilihanku siang ini untuk menenangkan perutku yang sedari pagi minta diisi. Disamping mangkuk mie, ada kulit pisang rebus yang isinya sudah kumakan sebelum menyantap makan siangku. Ini tidak mengenyangkan bagiku, tentu saja, aku perlu nasi. Tetapi menu hari ini tidak menarik perhatianku. Ya sudahlah, yang penting perutku tidak memberontak.  "Hasil tes Lingga gimana Bu?" aku iseng bertanya pada ibu kantin tempat aku menikmati semangkuk mie instan T_T. Lingga adalah anak bungsunya yang baru lulus SMA dan sedang mengikuti ujian masuk universitas. " gak lolos mbak, temennya yang bareng tes gak ada yang lolos" ibu kantin duduk menungguku menghabiskan es kopi yang kupesan. "tahun depan dicoba lagi saja Bu, siapa tahu lolos" aku bicara mudah saja. "Kalau anaknya masih mau mbak, ...

TUESDAY'S CORNER

Gambar
baksos kantor Madiun, Sepi... Hanya irama acoustik gitar yang menambah ketenangan... Kantor sepi, hanya tersisa beberapa pegawai saja. Yups, ada pelantikan penilai hari ini di Kanwil. Mencoba menyelesaikan satu per satu pekerjaanku. Ternyata pekerjaan itu cepat selesai jika kita benar-benar mau bergerak. Pekerjaan ini tidaklah seberapa, seharusnya aku mampu lebih baik lagi, mengingat amanah yang diberikan padaku, mengingat aku tidak boleh berbuat dzolim terhadap siapapun.  Beberapa hari lalu, sempat tergelitik oleh tulisan seorang temanku tentang orang baik. Siapa sebenarnya orang baik? Apakah kita orang baik? Tulisan itu cukup bagus, namun bagiku masih ada yang kurang. Jadi kurang lebih inti dari tulisan itu adalah tentang seseorang yang menolong orang lain apakah orang baik atau bukan. Terkadang orang menolong karena lebih mencari kenyamanan. Membuat dirinya sendiri nyaman, menghindari rasa bersalah jika tidak menolong, menghindari rasa tidak enak jika tidak menol...

FRIDAY'S CORNER

Gambar
big apple Madiun, Gao su wo, zhe me neng wang ji ni de xiao rong Gao su wo, zhe me zuo cai shi pu tong pen you Jia ru ni yong xin shou hou bu hui shi zhe ge jie guo Ni suo de wo dou dong wo que bu neng guo jiu ze yang fang shou -gao su wo by danson tang- Alhamdulillah Jumat... Semoga semakin membawa keberkahan. Danson tang, seorang model, aktor, dan juga penyanyi asal Taiwan. Entah sejak kapan aku mulai menyukai lagu-lagunya, cocok dengan suara dan karakternya, dan juga suka dengan caranya berakting di drama, sangat baper waktu dia main di  Rolling Love bersama Jiro wang dan Genie zhuo. Hahaha, ini jauh sekali dengan kebanyakan aktor favorit saya yang rata-rata laki-laki kuat dengan otot-otot di tangannya, berkulit gelap, dan juga berbadan kotak-kotak. Entahlah, hanya danson tang ini saja cowok feminim yang saya suka. Menurut saya ,dia cute dengan penampilan feminim dan jaga image -nya. Terkadang saya bisa anti- mainstream juga. Hmm... kenapa saya jadi membahas Da...

TUESDAY'S CORNER

Gambar
pic from jpnn.com Madiun, Menahan kantuk selepas makan siang.... Ditemani secangkir kopi.... Menulis itu candu... Hanya ingin ngoceh.... Pilkada. Sebentar lagi akan ada pilkada. Entah latah atau memang paham banyak orang-orang disekitarku yang jadi pengamat politik dadakan. Aku sendiri tidak terlalu mengerti tentang politik. Seperti halnya pilkada sebelum-sebelumnya, banyak isu yang berhembus, banyak masalah kecil menjadi besar, banyak kepentingan, banyak kabar beredar tanpa kuketahui kebenarannya. Pro-kontra saling hujat satu sama lain. Teman jadi lawan, lawan jadi kawan. Separah itukah? entahlah, aku tidak paham. Aku hanya tahu bahwa dalam politik banyak kepentingan, dalam politik susah untuk benar-benar bersih. Tak sedikit rasa respect -ku menghilang kepada seseorang karena dia terjun ke dunia politik. Aku kadang berpikir, untuk apa kita masuk ke dunia yang penuh masalah seperti itu, berat sekali pertanggungjawabannya. Yups, tanggung jawab yang besar sekali,bukan semata-...

WEDNESDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Selamat datang Februari, entah kenapa aku selalu menyukai bulan Februari... " Nok ( denok , panggilan untuk anak perempuan) kalau sedang kerja dan melayani orang, jangan galak-galak ya. Secapek apapun kamu, selelah apapun kamu, apalagi kalau sama orang yang lebih tua, jangan pernah sekalipun kamu membentak. Rendahkan suaramu, dan lebih sabar lagi" " nggih buk... Insyaallah... " "Bener loh nok , pokoknya jangan sampai kamu membentak orang tua, harus sabar, selelah apapun kamu hari itu, kamu harus sabar kalau bekerja, apalagi melayani orang lain" Percakapan via telepon ini masih kuingat jelas hingga detik ini. Salah satu percakapanku dengan ibuku. Aku kembali melihat pada diriku, sudah sejauh mana aku menerapkan apa yang dinasihatkan oleh orang tuaku. Jadi itu adalah percakapan yang terjadi setelah ibuku bercerita bahwa siangnya, ketika ibuku mengambil uang pensiun almarhum ayahku di bank, ada seorang pegawai bank yang membenta...

TUESDAY'S CORNER (Tentang Ibu)

Gambar
pic from http://msadventuresofmom.com/ Madiun, Alunan hujan yang menenangkan Alhamdulillah... Turunkanlah hujan yang membawa rahmat dan kebaikan.... Mungkin ini adalah tulisan pertamaku di tahun 2017. Waktu berlalu begitu cepat. Ini tentang ibuku, sosok wanita mungil nan cantik, dengan kelemahannya dan kekuatannya yang luar biasa. Ini tentang ibuku, sosok wanita pilihan ayahku menghabiskan seluruh sisa hidup beliau bersamanya. Ini tentang ibuku, sosok wanita sederhana dengan segala kelebihan dan kekurangannya.  Ibuku memang bukan sosok yang banyak memberiku inspirasi, sejak kecil aku lebih dekat dengan ayahku. Mungkin karena memang kebanyakan anak perempuan selalu dekat dengan ayah mereka, apalagi aku anak perempuan satu-satunya. Tapi ibuku adalah sosok wanita yang membuatku selalu menjadi kuat dan tangguh. Di depan ibuku, aku tidak akan pernah memperlihatkan kelemahanku. Aku selalu ingin menjadi kuat di depan ibuku, menjadi seorang yang selalu bisa beliau ...

TUESDAY'S CORNER (tentang keikhlasan)

Gambar
bunga strawberry Madiun, Rasakan resahku, dan buat aku tersenyum Dengan canda tawamu walau untuk sekejap Karena hanya engkaulah yang sanggup redakan aku Sheila On 7-Buat Aku Tersenyum Jika aku berusaha memahami orang lain, tapi masih merasa sakit ketika orang lain tidak mampu memahamiku dan mengharapkan mereka bisa memahamiku juga....  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku mengatakan aku telah memaafkan orang lain, tetapi aku kembali mengungkitnya ketika ada yang bertanya tentang kesalahan yang orang lain perbuat padaku...  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku sudah berusaha, tapi ternyata masih kurang di mata orang lain dan aku merasa tidak dihargai....  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku menolong orang lain, tapi ketika aku memerlukan pertolongan tidak ada yang menolongku dan aku merasa tidak adil...  Berarti, aku masih belum ikhlas... Jika aku memberi, tapi masih kuingat dan merasa orang itu tidak tahu bala...

TUESDAY'S CORNER

Gambar
pantai indrayanti dari bukit karang Madiun, After raining out in the daytime.... Lama nggak nengokin blog ini. Keinginan buat menulis sangat besar, tapi kadang kepalaku buntu di jalan. Banyak yang bisa kutulis, cuma akhir-akhir ini lebih suka menulis gak jelas seputar isi hati. Banyak hal terjadi di sekitar kita, waktu seolah berjalan begitu cepat dan aku melewatkan semuanya, melewatkan saat-saat terbaik yang diberikan kepadaku. Minggu-minggu ini aku sudah menyelesaikan beberapa buku. Sedang suka membaca, lebih tepatnya rindu membaca. Lama sekali rasanya tidak membaca buku. Buku terbaru yang kubeli adalah 'Tentang Kamu' karya Tere Liye dan 'The 731 Legacy' karya Lynn Sholes & Joe Moore ditambah satu buku dari temanku '5 Pesan Damai' karya Vbi_Djenggoten. Yang belum kuselesaikan The 731 Legacy, sedangkan 2 buku lainnya sudah selesai sejak kemarin-kemarin. Reviewnya, nanti dulu saja ya. Sepertinya aku berhutang banyak tentang review buku.  Ber...

TUESDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Istirahat siang, setelah menghabiskan satu cup ice cream... waktunya nge-blog sembari nyemil bolu kukus.... Thanks Rabb.... Pukul 08.55 Hari ini sepi, tidak banyak antrian. Aku duduk seperti biasa sembari memperhatikan sekitar. Aku sendirian, tidak seperti biasanya yang ditemani teman kongkow ke bank. Tidak banyak transaksi, hanya ada satu transaksi transfer, satu transaksi pajak, satu transaksi non pajak, dan empat pemindahbukuan. Tidak memakan waktu lama. Tidak ada yang istimewa dari sekitarku. Hanya seorang laki-laki 'cantik' yang menarik perhatianku. Lucu. Aku tersenyum sendiri, sembari mencoba memberikan prasangka yang baik. Tidak baik aku membicarakan orang yang tidak kukenal, meskipun hanya dalam hati sekalipun. Aku hanya tertarik pada tas tangannya yang eye catching . Tapi aku tidak berminat memilikinya, itu tas tangan cowok. Aku tidak tertarik. Tapi untuk laki-laki itu terlihat bagus. Selain tas tangannya, yang menarik perhatianku adalah gesture tubu...

THURSDAY'S CORNER

Gambar
Madiun, Ketika lelah menghampiri, Selalu ada hal baik yang bisa kita lihat.... 'Terereng' nada whatsapp dari telepon genggamku membuatku menghentikan sejenak aktifitasku. Pesan pribadi, biasanya penting. Kubuka, dan kubaca 'ada retur gak mbak, no rekening yang dikasih bank **** ternyata salah'. Aku terdiam beberapa saat, dan tidak kubalas. Sebenarnya aku jarang sekali tidak membalas pesan yang dikirim untukku, tapi kali ini entah kenapa aku tidak ingin membalasnya. Aku benar-benar merasa lelah. Bukan apa-apa, aku baru saja sampai di kantor setelah dari bank untuk melaksanakan pekerjaanku. Aku tahu, sudah menjadi resiko bagiku jika ada hal-hal seperti ini. Jadi sebelumnya, aku sudah dua kali melakukan transfer ke bank yang bersangkutan. Dari pihak bank tempat aku transfer, sudah memberi tahuku kalau ada retur, tapi karena transfer sebelumnya aku merasa tidak ada retur, jadi kukonfirmasi ke bank bahwa transfer yang sebelumnya bisa, akhirnya pihak bank sepakat u...