Postingan

NO TITLE

Gambar
savana bengkol Madiun, Menghabiskan malam ahad di kos... Malam ahad terakhir di tahun 2018 di Madiun... Awalnya berniat mengerjakan LPJ akhir tahun weekend ini, tapi ternyata salah bawa backup data. Daripada bengong, karena semua barang-barang sudah diangkut ke kampung halaman... berakhir dengan menulis saja. Pulang. Atau setidaknya mendekati rumah. Mendekati mutasi dari Madiun ke Jogja membawa banyak perasaan yang tidak kumengerti. Apalagi setelah Jumat kemarin mendapat telepon dari Kasubag Umum Jogja yang memberikan clue mau jadi apa nanti aku di sana. Siap tidak siap aku tahu hal ini sudah masuk dalam perhitunganku sebelumnya. Secara teori dan logika selalu seperti itu, sesuatu yang selalu menjadi kebiasaan dimanapun. Semoga aku mampu dan amanah. Semoga aku bisa menghilangkan ketakutan dan kekhawatiranku. 10 tahun. Bukan waktu yang singkat. Aku masih mengingat jelas pertama kali aku menjejakkan kaki di kota ini. Kota yang dalam waktu 10 tahun ini berkembang cuku...

I'M HOME

Gambar
sunset - glagah indah beach Madiun, menikmati keberisikan (musik) diantara kesunyian (ruangan)... finally... I'm home...  Alhamdulillah... 07 Desember 2018, Aku sedang sibuk dengan kertas dan pekerjaan yang 4 tahun ini telah menjadi rutinitasku. Jumat berkah. Selalu saja hari Jumat. Ada desas desus mutasi hari ini. Tapi tidak ada bayangan dan pikiran apapun. Akhir-akhir ini memang merasa lelah dan anti klimaks dengan apa yang kulakukan. Rutinitas dan tugas yang begitu-begitu saja, melihat teman silih berganti datang dan pergi. Entah sudah berapa banyak kumelihat teman yang datang dan pergi karena mutasi. Teman-teman terbaik yang mengajari tentang penerimaan dalam hidup ini. "NRIMO" Dan mungkin ini adalah saat dimana waktuku untuk kembali. Mutasi ke Jogja. Hal yang hanya ada dalam angan selama 1 dekade ini. Tidak pernah berharap banyak. Senang? Ya, tentu saja. Sedih? Aku tidak tahu... so much feeling ... terlalu banyak perasaan tidak bisa kumengerti. Ada o...

DELIA

Gambar
part. 2 cerita sebelumnya  part. 1 pic from here Kampung ini cukup menyenangkan. Entah sudah berapa lama aku tidak kembali ke kampung halaman. Melihat kampung ini, mengingatkanku pada kampung halaman. Ini sudah hampir 20 bulan sejak Delia dan suaminya memilih resign dari pekerjaannya. Bukan sesuatu yang kebetulan aku berada di sini. Aku sengaja menyempatkan diri ke sini karena aku merindukan Delia. Sejak Delia memutuskan resign ikut suaminya kembali ke kampung halaman menemani sang ibu yang tinggal sendirian, ada suara-suara yang mengganggu kepalaku. Aku berusaha menikmati rutinitasku bersama teman-teman lain, tapi tidak memberikan ketenangan atas kegelisahanku. Tidak terlalu sulit untuk menemukan alamat Delia. Seperti kebanyakan orang di kampung, kalian bisa dengan mudah menanyakan seseorang kepada siapapun tanpa khawatir orang itu tidak mengenal orang yang kalian tanyakan. Hal ini sangat berbeda ketika aku memasuki duniaku sekarang di kota. Aku bahkan tidak ...

BAPAK

Gambar
Madiun, Memaknai kembali tujuan hidup kita... "Besok pagi ada tugas ke luar kantor Bu, masalah yang kemarin belum beres juga padahal sudah Bapak serahkan kepada Pak Natan. Sepertinya Bapak harus ikut turun tangan biar lekas selesai," malam itu Bapak berkeluh kesah pada Ibu. "Yang sabar Pak, namanya juga pekerjaan. Dijalani dengan ikhlas, insyaallah selesai," Ibu memberikan semangat pada Bapak. Usiaku masih 3 tahun bulan depan, dan aku tidak paham. Pagi-pagi buta Bapak pergi ke kantor seperti biasa, berpamitan pada Ibu setelah meminum secangkir kopi. Tidak ada yang aneh hari itu. Kakak-kakakku tidak di rumah karena sudah bekerja keluar kota, aku hanya bermain air sembari menunggu Ibu mencuci dan memasak.  Selesai mencuci dan memasak Ibu memintaku mandi. Layaknya anak lain, aku suka bermain air saat mandi. Berendam di ember sembari main hewan-hewan dari plastik kesukaanku. Sekitar pukul 11.00 ada telepon berdering. Ibu mengangkatnya. Aku masih asyik ber...

OASE #1

Gambar
pic from trivia.id Madiun, Menulis itu candu Namanya Anti. Anak perempuan berkulit hitam dengan rambut negro. Dia memang berbeda dari teman-teman sekolahku lainnya. Karena perbedaan itulah dia sering di bully  teman-temanku, termasuk diriku. Meskipun sering kena bully , dia tak membalas dan diam saja. Yang kutahu, dia punya sahabat dekat namanya Wibi. Mereka memang beda kelas. Wibi satu kelas denganku, sedangkan Anti berbeda kelas denganku.  Setiap hari, anak laki-laki sering menjadikan Anti sebagai bahan olok-olokan. "Hei, siapa yang masuk kelas paling akhir jadi pacarnya Anti!" anak laki-laki di kelasku sering mengatakan hal itu. Bahkan jika Anti lewat, tidak jarang anak-anak menghindarinya dan apabila ada yang menginjak jejak kakinya akan dijadikan bahan ejekan. Aku sendiri sering ikut-ikutan mereka. Meskipun anak perempuan tidak sejahat anak laki-laki dalam mem bully , tapi tidak sedikit dari kami yang sering ikut-ikutan mengejek Anti. Aku pernah bertanya...

NO TITLE

Gambar
pic from katamutiaraline.info Madiun, 26 April 2018 Ini sudah terlalu lama untuk tidak menulis. Terlalu banyak kesibukan dan deadline. Bicara tentang deadline, dalam sebuah instansi pasti memiliki susunan organisasi. Setiap orang yang menduduki jabatannya masing-masing dalam organisasi, memiliki tugas dan kewajiban yang berbeda. Memiliki tanggung jawab berbeda. Sebagai pelaksana, tentu saja tugas utamanya adalah melaksanakan proses kerja. Sebagai pion pertama bagi organisasi dalam pelaksanaan tugas. Diatas pelaksana, ada atasan yang memiliki tanggung jawab lebih besar. Memastikan semua pekerjaan pelaksananya berjalan dengan baik. Terlihat sepele dan mudah kedengarannya. Tetapi, sebenarnya ini adalah tanggung jawab yang besar. Kenapa? Karena sudah menjadi tanggung jawab atasan untuk memastikan dan memperhatikan semua pekerjaan pelaksananya sesuai ketentuan. Sudah menjadi tanggung jawab atasan untuk memastikan bahwa hasil pekerjaan pelaksana tidak ada kekeliruan. Apabila ada kek...

THURSDAY CORNER

Gambar
Indrayanti Beach Madiun, Menjelang long weekend ... Aku rindu... Kita sering tidak bersyukur dengan apa yang ada di sekitar kita. Selalu melihat jauh ke depan yang sebenarnya bukan milik kita. Kita sering berandai-andai menjadi orang lain, hingga lupa bahwa orang lain sebenarnya menginginkan menjadi diri kita. Itulah manusia. Penuh ambisi dan tak pernah puas hati.  Kita sering melakukan hal-hal yang maksud kita baik, tapi sebenarnya justru mempersulit. Kita sering menganggap semua orang sama dengan kita, dan abai bahwa manusia diciptakan dengan segala kelebihannya masing-masing. Kita bukan robot, kita bukan mesin. Kita makhluk hidup, dengan segala kemampuan luar biasa yang diciptakan oleh Tuhan yang tidak mampu kita tandingi.  Kita sering membanggakan dan menyombongkan diri atas kemampuan yang kita miliki. Menganggap kita bisa melakukan apapun seorang diri. Kita sering merasa hebat dan cerdas dengan hasil karya dan pemikiran kita, lalu lupa bahwa kita sendir...